Showing posts with label afrika. Show all posts
Showing posts with label afrika. Show all posts

Friday, August 3, 2012

Cara Unik Suku di Afrika Menghormati Wanita

Wanita diperlakukan secara terhormat oleh suku-suku di Afrika Selatan. Jangan pernah mencoba melecehkan mereka karena nyawa menjadi taruhannya. Ada lima suku besar yang dominan di Afsel, yakni Zulu, Xhosa, Pedi, Basotho dan Ndebele. Kesemuanya menjadikan wanita sebagai simbol kehormatan, meski dalam sebuah peperangan.

Suku Zulu terkenal sebagai para pejuang perang. Kebiasaan berperang dan berburu dimulai sejak pemimpin mereka bernama Shaka atau lebih dikenal sebagai 'Black Napoleon' muncul pada abad ke-19. Mereka adalah suku yang paling aktif berjuang saat melawan kolonialisme Inggris. Tapi, ada satu pantangan besar dalam aturan perang suku terbanyak di Afsel ini. Wanita tidak boleh disakiti untuk alasan apa pun dalam sebuah pertarungan.

"Kami boleh membunuh para pria. Tapi tombak ini tidak boleh menyentuh wanita dan anak-anak," ujar seorang pria Zulu yang ditemui detiksport di desa wisata Lesedi. Dalam kehidupan sehari-hari, wanita Zulu juga sangat dihormati. Jika ingin menikahi seorang gadis Zulu, si pria harus memiliki 11 lembu untuk melamarnya. Jika tidak, bersiaplah hidup membujang hingga akhir hayat.

"Kalau Anda pria Zulu tanpa lembu, seperti zebra tanpa belangnya," ucap Tandi, guide kami. Tandi juga menunjukkan sebuah bantal yang terbuat dari kayu. Benda itu harus diserahkan seorang suami pada istrinya yang baru dinikahi. "Supaya istrinya bisa terus memimpikan suami saat tidur," ceritanya. Nah, suku Xhosa lain lagi ceritanya. Untuk menikahi seorang gadis, kaum pria membutuhkan 26 lembu siap potong. Ini digunakan untuk perayaan pesta dan sebagian bulu hewan ternak tersebut dijadikan pakaian bagi si wanita.

Para wanita Xhosa juga diberi tempat terhormat sebagai dukun, pemimpin spiritual dan penyembuh penyakit. Namun tentu saja ada pendidikan khusus yang harus dilalui selama hampir 5 tahun. "Kami sangat mahal, jadi jangan main-main dengan kami para wanita Xhosa," seloroh Tandi, yang juga bagian dari suku Xhosa.

Suku Pedi, Basotho dan Ndebele punya kisah yang hampir serupa. Meski dilarang untuk ikut rapat-rapat atau pertemuan di kalangan pemimpin suku, masih ada peran lain yang tak kalah penting bagi wanitanya, yaitu sebagai pencipta karya seni. Ndebele dikenal karena perpaduan warna-warni dalam desain rumah dan pernak-pernik yang dikenakan. Semuanya hampir dibuat oleh wanita. Sementara para wanita Basotho terkenal dengan selimut dan topi unik buatannya. Suku Pedi juga tidak kalah kreatif. Mereka mempercantik rumah dan peralatan memasak dengan tinja sapi.

"Ini (tinja) akan membuat lantai lebih bersinar dan membantu sebagai bahan dasar semen," kisah Tandi. Sebagian tradisi suku-suku tersebut masih dijalankan oleh warga Afsel modern. Khususnya yang berkaitan dengan masalah pernikahan. "Kami masih harus menyerahkan 11 lembu. Bahkan juga harus menyiapkan dana yang lebih besar dibandingkan dengan zaman dulu," cerita Dumi, seorang warga Afsel asal suku Zulu.

»»  READMORE...

Monday, December 12, 2011

6 Ritual Kedewasaan yang Paling Aneh

1. Satere Mawe - Amazone
Jauh didalam pedalaman hutan Amazon ada sisi menarik dari ritual kedewasaan dari suku Satere-Mawe. Para pemuda dari suku Satere-mawe harus memasukkan tangan ke dalam "sarung tangan" yang terbuat dari anyaman yang penuh dengan semut peluru (bullet ant) untuk mencapai kedewasaan mereka.

Dan hal itu dilakukan selama kurang lebih 10 menit tanpa boleh berteriak dan dilakukan selama berulang kali, bahkan bisa mencapai 20 kali. Semut-semut diletakkan di sarung tangan yang terbuat dari anyaman tumbuhan, dengan taring sengat mengarah ke dalam.

Sebelumnya semut-semut tersebut telah di berikan cairan yg membuat semut-semut tak sadarkan diri. Setelah semut-semut tersebut sadar, dimulailah ritual tersebut .

Menurut "schmidt sting pain index" Semut peluru dari amazon terkenal mempunyai sengat paling menyakitkan di antara semua semut-semut jenis lain yang ada di seluruh dunia. Kulit akan terasa terbakar apabila terkena sengatan semut ini dan rasa nyeri sengatan tersebut akan bertahan selama 24 jam.

2. Mardudjara circumcision - aborigin Australia
Ritual sunat bagi suku Mardudjara agak sedikit berbeda dari biasanya. Ketika para pemuda suku Mardudjara sudah mendekati umur dewasa, para pemuda tersebut di haruskan bersunat, yaitu sekitar umur 15 - 16 tahun.

Dalam ritual sunat ini sang pemuda ditelentangkan di dekat api unggun, kemudian dada si pemuda tersebut di duduki oleh kepala suku dengan menghadap ke arah kemaluan si pemuda tersebut. Kemudian kulit kemaluannya di potong dengan menggunakan pisau yang sudah dijampi-jampi.

Tapi proses ritual tidak berhenti sampai disini. Setelah proses pemotongan tersebut selesai si kepala suku memerintahkan si pemuda untuk membuka mulut dan kemudian si pemuda di haruskan menelan kulit kemaluannya sendiri tanpa harus dikunyah.

3. Maasai warrior – Kenya, Tanzania
Para pemuda suku Maasai Kenya dan Tanzania memiliki serangkaian ritual peralihan yang membawa anak laki-laki menuju kedewasaan. Sekitar umur 10 atau 15 tahun yang akan dijadikan prajurit-prajurit yang baru.

Malam sebelum upacara, setiap anak laki-laki tersebut akan dibawa tidur di hutan dan kembali pada waktu fajar. Setelah kembali ke perkampungan, mereka di haruskan minum susu yang di campur dengan darah sapi dan kemudian di sunat. Setelah disunat, semua suku Maasai akan menganggap dirinya seorang pria, pahlawan, dan pelindung dari desanya.

4. Land Diving Vanuatu, negara kepulauan pasifik selatan
Bungee jumping, semua orang pasti sudah mengenal olahraga ekstrem ini, tapi di Vanuatu, bungee jumping tersaji lain dari yang biasanya kita jumpai. Pada musim panen sekitar bulan-bulan April - Mei, diselenggarakan sebuah ritual kedewasaan oleh suku Vanuatu di pulau pasifik.

Dimana Para pemuda yang beranjak dewasa diharuskan memanjat konstruksi tiang-tiang kayu setinggi 30 meter bahkan lebih, lalu melompat dari atas dengan kecepatan jatuh kurang lebih 72km/h.

Yang menahan mereka hanyalah seutas tanaman merambat yang dibuat menjadi sebuah tali tambang panjang yang hanya di ikat di kedua kakinya. Salah perhitungan berarti nyawa melayang!

Parahnya lagi, dalam ritual ini setidaknya kepala harus menyentuh tanah. Ritual ini telah ada setidaknya sejak 15 abad yang lalu, ritual ini bertujuan untuk persembahan bagi dewa-dewa mereka atas panen yang melimpah dan juga untuk mempersiapkan para pemuda-pemuda matang untuk menjadi laki-laki sejati.

5. Sambia – Papua New Guinea
Suku Sambia di pedalaman Papua new guinea memiliki ritual kedewasaan yang terbilang unik dan ekstrim. Pada permulaan anak laki-laki yang berumur 7 tahun akan di pisahkan dari ibunya dan di tempatkan di sebuah pondok yang semuanya adalah laki-laki.

Setelah dipisahkan dari wanita-wanita, anak-anak muda akan mengikutii beberapa ritual yang terbilang berbahaya. Yang pertama adalah penyedotan darah dari hidung dengan cara menusukan rumput tajam ke dalam hidung sang bocah sampai darah mengalir dengan deras.

Dan kemudian anak-anak tersebut dipukuli oleh banyak orang laki-laki dewasa. Yang kedua adalah anak-anak tersebut di haruskan meminum air sperma dari tetua-tetua adat suku Sambia. Tujuan dari ritual ini adalah untuk menguatkan anak-anak mereka dan mempersiapkan mereka untuk hidup sebagai prajurit.

6. Mandan hook hanging – Native American
Penduduk asli amerika yang disebut suku Indian memiliki ritual-ritual yang berbeda-berbeda di setiap sukunya, dan yang agak menarik adalah dari suku Mandan. Sebelum ritual di selenggarakan, para laki-laki suku Mandan di haruskan berpuasa selama 3 hari untuk membersihkan tubuh dari kotoran.

Kemudian pada hari ritual dilaksanakan, ketua suku akan mengaitkan dada mereka dengan 2 buah stik kayu dan diikat dengan dua buah tali kemudian di gantungkan di langit-langit tenda dan tidak di perbolehkan berteriak ataupun menangis sampai pemuda tersebut tak sadarkan diri.

Setelah para ketua suku yakin bahwa si pemuda tersebut tak sadarkan diri, barulah si pemuda tersebut di lepaskan dari kait penyangganya.

sumber
»»  READMORE...

Monday, February 21, 2011

7 Jenis Makanan Mengerikan Dari Afrika

Makanan Afrika memang tak terlalu populer di belahan dunia mana pun, apalagi sesudah Anda melihat makanan unik khas Afrika di bawah ini, tidak ada salahnya Anda memeriksa daftar makanan dari benua tetangga jauh kita ini.
7. Ulat Mopane

Mopane adalah sejenis ngengat yang hanya bisa ditemukan di Afrika Selatan. Ulat Mopane dianggap sebagai makanan unik yang nikmat. Ulat ini dikumpulkan di alam liar, dipencet dan diremas untuk membuang cairan yang ada di dalam ulat. Setelah dipencet tadi, ulat kemudian dikumpulkan untuk dikeringkan di bawah sinar matahari atau dengan proses pengasapan untuk menambah rasa.
Ulat kering ini kemudian dimakan mentah sebagai snack, atau direndam dulu dan kemudian dimasak dengan sayuran. Menurut mereka yang pernah memakan, rasanya tidak jauh berbeda dengan daun teh hijau.
6. Larva Weevil

Weevil adalah sejenis kumbang Afrika yang banyak ditemui di Benua Hitam ini. Di negara seperti Nigeria, larva kumbang ini disebut sagoo grubs. Panjang larva ini bisa mencapai 10 cm dengan lebar 3 cm, dengan kandungan lemak yang sangat tinggi.
Penduduk lokal Nigeria akan mengatakan bahwa larva ini adalah larva paling nikmat yang akan Anda rasakan. Pastikan bahwa larva ini diambil dari pohon sagu, kemudian disiapkan dengan cara dibelah, dicuci dan digoreng untuk kenikmatan sempurna. Mau (atau lebih tepatnya, berani) coba? O yah, tantangan berikutnya: makan mentah dan hidup-hidup. Orang Nigeria, ternyata doyan sekali makan makanan ini dalam kondisi hidup-hidup.
5. Belalang Goreng

Mungkin ini adalah cara balas dendam orang di Afrika terhadap hama perusak tanaman ini (Kamu makan tanamanku, aku makan kamu), ya jika boleh diibaratkan seperti itu. Menurut orang Nigeria, rasanya gurih!
Di negara ini, jika ada tanaman diserbu belalang, tidak lama kemudian akan banyak orang mengunyah-ngunyah cemilan dari belalang. Tapi bukan berarti buat mereka ini adalah bencana kelaparan, karena bagi mereka belalang goreng lebih nikmat dari caviar. Cara memasaknya mudah, potong sayapnya, taburi bumbu, tumis sebentar, kemudian jemur sampai matang. Nyammm.. gurih!
4. Bushmeat

Secara singkat dikenal sebagai daging misterius! Anda tidak akan pernah tahu apa yang berhasil mereka tangkap dan hidangkan ke depan Anda dengan label bushmeat mungkin buaya, mungkin ular, besok tikus, lusa monyet, minggu depan kucing liar, dan mungkin juga anjing liar, bisa Anda makan dengan lahap, tergantung 'keberuntungan' Anda.
Negara yang sering tertimpa musibah kelaparan seperti Kenya, Pantai Gading dan Guinea, harus dapat hidup dengan cara seperti ini. Daging misterius tadi digoreng, dibakar atau direbus dan dibumbui selengkap mungkin dan kemudian disantap bersama. Menarik bukan? Anda tidak akan pernah tahu apa yang Anda makan! Mungkin itu tantangannya, dan kejutan!! :)
3. Rayap

Serangga ini ternyata menarik sekali untuk ditangkap dan dikumpulkan. Di Uganda, rayap ditangkap dengan dentuman aneh pada alat musik dan hasilnya para rayap ini akan keluar dari sarang mereka. Di tempat lain, ujung sarang satu akan diberi perangkap, sementara ujung sarang lainnya ditutup, jadi para rayap akan berjalan sendiri masuk ke perangkap.
Selain cara menangkap yang unik, cara memasaknya juga unik, di Maragoli, rayap digoreng kering sampai lemaknya keluar dan kemudian dibumbui garam. Di Nigeria, rayap dibakar atau digoreng dengan minyak, dipanggang, atau digiling menjadi tepung.
2. Darah Sapi

Suku Masai menyukai sekali makanan ini, dan seringkali dikonsumsi dengan cara dicampur susu, darah sapi dipercaya memperkuat manusia di kalangan suku Masai. Darah ini diambil dengan cara melubangi pembuluh darah utama sapi dengan panah, dan setelah darah cukup, lubang tadi ditutup, sehingga sapi tadi sembuh. Cara ini bisa diulang sebulan sekali tanpa menyebabkan sapi tadi terancam.
Darah beku dipisahkan, dan darah murni cair dicampur dengan susu dan diminum mentah. Di beberapa suku lain, darah ini dicampur dengan susu asam dan dimasak sampai kental, menyerupai scrambled egg.
1. Kepala Kambing

Kepala Kambing ini dihidangkan di banyak restoran kelas atas di Nigeria. Kepala tadi dibersihkan dari rambut yang menutupi kulit kepala dengan cara dicukur dan kemudian dibakar. Setelah bersih, kepala ini dipotong-potong dengan kapak dan direbus dengan bumbu bawang putih, tomat, jahe, cabe, dengan berbagai bumbu lain.
Bagian yang paling nikmat menurut cerita adalah otak, lidah, kuping dan mata. Mata kambing biasanya diberikan kepada tamu kehormatan. Jadi jika Anda beruntung (atau sial ya?) Anda akan mendapat sepotong mata kambing di piring Anda!


sumber:http://terselubung.blogspot.com/2010/02/7-jenis-makanan-mengerikan-dari-afrika.html


»»  READMORE...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...