Showing posts with label raja. Show all posts
Showing posts with label raja. Show all posts

Wednesday, January 11, 2012

Fakta Terselubung Tentang Istana Buckingham


1. Istana ini tidak menetapkan dress code secara resmi, tetapi tidak ada satu orang pun yang mengunjungi dengan jeans lusuh juga. Kebanyakan orang yang diundang ke Istana Buckingham di siang hari akan mengenakan seragam kerja ataupun jas. Sedangkan di malam hari, tergantung dari tingkat formalitas, para pengunjung pria akan mengenakan dasi hitam atau putih. Jika para pria mengenakan dasi putih, maka para wanita akan mengenakan tiara.

2. Suatu ritual yang harus dilakukan setiap hari walaupun pada hari Natal adalah pembersihan kerakal (gravel) pekarangan dari istana ini. Kerakal ini dibersihkan dan dirapikan dengan perlengkapan mesin setiap pagi. Kemudian menjelang sore hari, akan diadakan lagi dua inspeksi, berjaga-jaga agar tidak kelihatan sampah bermunculan. Makanya Anda tidak perlu kaget jika melihat pekarangannya yang selalu kelihatan mulus.

3. Tempat dimana Istana Buckingham berdiri dulunya merupakan kebun pohon murbei (mulberry) yang ditanam oleh Raja James I, seorang raja pencinta buku yang memerintah selama tahun 1603 hingga 1625. Raja James juga menternak ulat sutera di istana tersebut. Tetapi, James memilih semak-semak murbei yang salah sehingga usahanya sia-sia.

4. Meskipun namanya adalah Istana Buckingham, tempat ini dulunya hanya merupakan ‘landasan’ bagi para aristokrat. Nama tempat ini diberikan pada abad ke-18 oleh politisi Tory: John Sheffield, Earl of Mulgrave dan Marquess of Normanby ketiga, yang merupakan Duke of Buckingham pada tahun 1703. Sang bangsawan ini pun membangun tempat yang dinamakan Rumah Buckingham untuk dirinya sendiri sebagai tempat berkumpul yang mewah di London.

5. Arsitek virtuoso John Nash kemudian mengubah Rumah Buckingham menjadi Istana Buckingham pada tahun 1820-an. Monarki pertama yang menggunakan kreasi Nash sebagai rumah resmi adalah Ratu Victoria yang pindah ke sini pada tahun 1837. Leluhur Victoria, William IV, menganggap ini sebagai tempat kumuh - sebagaimana para orang Inggris mengatakan dan malah menetap di tempat yang lebih umum yaitu Clarence House on The Mall.

6. Istana Buckingham secara desain sebenarnya lebih radikal daripada apa yang Anda bayangkan. Beberapa kamar bertemakan kebudayaan Cina. Beberapa perabotan dan dekorasi dipinjam dari gaya oriental berani Pangeran Regent Brighton Pavilion. Tetapi kemudian ini dijual oleh Ratu Victoria untuk membiayai pembangunan Istana Buckingham.

7. Monarki satu-satunya yang dilahirkan dan meninggal di Istana Buckingham adalah Edward VII, sang perokok yang juga pencipta kedamaian, yang hidup dari tahun 1841 hingga 1910. Jika Anda mengatakan Edward perlu pergi keluar dari sangkarnya lebih sering, beliau akan kesulitan untuk menemukan tempat yang begitu central dan menarik perhatian. Jika Anda tinggal di istana tersebut, Anda juga akan dapat merasakan detak jantung dari kota London.

8. Pernahkan Anda berpikir kenapa istana ini tidak dibom pada Perang Dunia ke-2? Sebenarnya, pemboman terjadi dengan sangat parah. Istana ini terpukul 9 kali. Beberapa kali, Raja George VI dan Ratu Elizabeth menghindar agar tidak terbunuh. Anda pasti berpikir lagi kenapa mereka tidak pindah dari tempat yang begitu menarik perhatian, bukan?

9. Selama pemboman tersebut, setidaknya nyawa seseorang menjadi korban, yaitu PC Steve Robertson, seorang polisi yang sedang berdinas di istana. PC Steve Robertson terkena sisa puing-puing yang beterbangan pada 8 Maret 1941 ketika bagian utara dari istana ini dihancurkan. Terdapat sebuah logam pipih di kebun untuk mengenang beliau.

10. Jika batere ponsel Anda habis dan Anda tidak tahu waktu setempat di Istana Buckingham, rileks saja. Tempat bersejarah ini memiliki lebih dari 350 buah jam. 2 orang ahli jam akan memutar kembali jam nya setiap minggu agar jam-jam tersebut semuanya terawat.
»»  READMORE...

Wednesday, October 12, 2011

5 Raja Dengan Perilaku Aneh (Gila)

Keagungan, kekokohan puri dan istana, kelengkapan militer, dan kecerdasan diplomasi dalam monarki bangsa Eropa dahulu, rupanya menyimpan catatan hitam. Mulai dari skandal penggulingan kekuasan hingga gangguan kejiwaan yang diderita para raja dan kaisarnya, seperti yang terdaftar berikut ini:

1. Kaisar Caligula
Suatu ketika sebuah permainan telah kehabisan para tahanan untuk dinikmati, padahal acara puncak akan segera berlangsung, pertarungan antara gladiator dengan singa. Ia kemudian berdiri memerintahkan para penjaganya untuk menyeret penonton di barisan depan ke dalam arena permainan, untuk dihadapkan dengan singa liar.

Kaisar Caligula (Sumber : kostyrko)

2. Pangeran Sado Dari Korea
Kegilaan Pangeran Sado dari Korea pertama kali muncul hanya sebatas kilasan-kilasan pencintraan yang hadir melalui mimpi buruk dan lamunan. Seiring dengan berjalannya waktu, kegilaannya pun hadir melalui perbuatan dan sikap. Secara fisik ia bahkan menyiksa para pembantu, dan memerkosa setiap perempuan yang melawan keinginannya. Ia membunuh dan memaksakan hasratnya, dia bahkan suka mengintai diam-diam saudara perempuannya.

Pangeran Sado Dari Korea (Sumber : 2.bp.blogspot.com)

3. Raja Ludwig II Dari Bavaria
Ludwigg II menaiki tahta kerajaan Bavaria pada tahun 1864, selama memerintah, ia telah menghabiskan keuangan pribadinya untuk membangun sebuah istana impian. Ia adalah seorang yang pemalu, dan tidak cakap dalam memimpin. Ia bahkan seringkali memerintahkan staff kerajaan untuk menjalankan tugas dan sangat tidak suka tampil dihadapan publik.
Pada tahun 1866, Ludwig dinyatakan menderita gangguan jiwa. Rupanya sikap dan pola hidup eksentrik disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang dimilikinya walaupun hal tersebut tidak secara jelas diungkapkan penyebabnya. Dokter yang menyatakannya gila pun tidak menjelaskannya. Ia kemudian diturunkan dari tahta kerajaan atas permintaan sang paman, dengan alasan menderita gangguan jiwa. Sehari setelah Ludwig lengser, ia ditemukan tewas di sebuah kolam bersama dokter yang menyatakannya gila.

Raja Ludwig II Dari Bavaria (Sumber : s0.artquid.fr)

4. Raja George III dari Inggris
Raja George III memerintah kerajaan Inggris dari tahung 1760 hingga1820, dan dalam masa pemerintahannya ia harus menyaksikan koloni Inggris di Amerika kalah, dan menjadi catatan hitam dalam sejarah Monarki Inggris. Ia menderita sebuah penyakit yang didapatnya secara turun-temurun, profiria, yang juga diderita oleh Ratu Skotlandia, Mary. Peranannya sebagai raja kemudian digantikan oleh sang anak, sementara ia harus memakai jaket yang biasa digunakan oleh orang gila, agar tidak bertindak destruktif, selain itu ia pun diisolasi dalam sebuah apartemen pribadinya, di Istana Windsor.

Raja George III dari Inggris (Sumber : gaspee.org)

5. Raja Charles IV Dari Prancis
Charles IV dimahkotai sebagai raja Prancis pada 1380, ketika itu ia berusia 11 tahun. Sebelumnya ia dikenal sebagai sosok penyayang, namun diketahui ia menderita kegilaan mendapat julukan sebagai Charles Si Orang Gila.
Gejala gangguan kejiwaannya terlihat beberapa tahun setelah ia diangkat menjadi raja, dan bervariasi. Adakalanya ia tidak tahu siapa dirinya, dan tidak mengenali istri dan anaknya. Ia bahkan menolak untuk membersihkan badannya—mandi, selama berbulan-bulan. Ia bahkan menghabiskan sebagian waktunya, dalam sebuah anggapan bahwa dirinya terbuat dari kaca.(**)
Raja Charles IV Dari Prancis (Sumber : popartmachine.com)

sumber
»»  READMORE...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...