Ayam : Gue benci banget sama manusia.
Sapi : Lah, mang lo napa.. yam??
Ayam : masak gue baru makan beras dikit aja, langsung diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Padahal mereka ampir tiap hari makan telur dan daging gue. Sebel!!! benci bngt gue sama yang namanya manusia.
Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gue lebih benci mereka dari siapapun!
Ayam : Emang lo kenapa.. pi?
Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap hari susu gue di elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia durjana itu gak pernah nikahin gue, boro-boro ngelamar… Sakiiiittt banget batin gue , emangnya gue jablay.!!!!!
Showing posts with label sapi. Show all posts
Showing posts with label sapi. Show all posts
Tuesday, April 15, 2014
Curhat Ayam dan Sapi Tentang Manusia
Sunday, May 27, 2012
Cerita Lucu- Curhat Ayam dan Sapi
Ayam : Gue paling benci ama manusia.
Sapi : Beuh, mang kenape, yam??
Ayam : Coba aja lo pikirin Py (panggilan si sapi), masa baru maen-maen bentar di teras rumah manusia, langsung diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Mereka gak inget kalo tiap ari makan telur dan daging gue. Sebel!!! benci bngt gue sama yang namanya manusia.
Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gue lebih benci mereka dari siapapun! Ayam : Emang lo kenapa.. Py?
Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap ari susu gue di elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia durjana itu ga pernah nikahin gue, boro-boro ngelamar... Sakiiiittt banget batin gwe , emangnya gw jab1ay.!!!!!
Saturday, January 21, 2012
Jallikattu, Permainan Matador Ala India
Jallikattu atau Manju Virattu adalah olahraga yang dimainkan untuk menjinakkan Sapi jantan di Tamil Nadu, India sebagai bagian dari perayaan Pongal biasanya pada hari kedua dan ketiga festival. Ini adalah salah satu olahraga kuno yang masih diadakan pada era modern.




Meskipun kedengarannya mirip dengan Festival sain fermin di Spanyol ,namun oleh raga ini sangat berbeda. Dalam Jallikattu, banteng tidak dibunuh dan 'matadors' tidak menggunakan senjata apapun. yang harus dilakukan Para peserta (pejuang)adalah menerkam banteng yang tengah berlari, mencoba untuk berpegang pada punuknya dan bergerak bersama dengan sang banteng tanpa jatuh atau terluka. Hal ini membutuhkan refleks cepat dan kaki yang lincah untuk menjinakkan sapi jantan yang umumnya liar dan bandel, sapi jantan ini akan selalu mencoba melarikan diri, mengibaskan dan menjatuhkan peserta dari punggungnya,dan kadang kala juga sempat menanduk peserta sampai mati !.
Cedera dan kematian sangat sering terjadi di even Jallikattu. Pada tahun 2004, setidaknya 5 orang dilaporkan tewas dan ratusan terluka dari berbagai desa. lebih dari 200 orang telah meninggal selama dua dekade terakhir. Anehnya, si sapi jantan jarang menjadi korban.
Tapi aktivis hak hewan melihat sapi jantan sebagai umpan dan olahraga ini hanya menampilkan kekejaman. Sapi jantan ,dalam even ini sering diolesi balsem di mata mereka, di testis nya juga kadang dijepit, semua usaha itu dilakukan agar sapi menjadi "GILA". Penduduk desa melemparkan diri mereka di atas hewan yang ketakutan dalam upaya untuk "menjinakkan" mereka dan mengklaim hadiah. Meskipun sapi banteng tidak dibunuh sebagai bagian dari olahraga, mereka sering berakhir di rumah potong hewan sebagai daging.
Sejarah Jallikattu dapat ditelusuri kembali ke Peradaban Lembah Indus, lebih dari 5000 tahun yang lalu, membuatnya menjadi salah satu tradisi tertua di dunia. Sebuah segel terawat ditemukan di Mohenjodaro di tahun 1930-an yang menggambarkan praktek umum pertempuran massal dengan banteng selama Peradaban Lembah Indus
Referensi sejarah menunjukkan bahwa 'jallikattu,' dikenal di zaman kuno sebagai "Yeru thazhuvuthal, 'sangat populer di kalangan prajurit selama periode klasik Tamil. 'Jallikattu,' Istilah berasal dari Tamil istilah 'Salli kaasu' (koin) dan 'kattu' (paket) terikat pada tanduk sapi jantan sebagai uang hadiah. Kemudian, pada masa kolonial, istilah ini berubah menjadi 'jallikattu.'
![]() |
| Photo: Babu / Reuters |
![]() |
| Photo: Babu / Reuters |
![]() |
Subscribe to:
Posts (Atom)


