Saturday, June 23, 2012

Hal Ini Tidak Boleh Dipikirkan Saat ML

posisi hubungan seks Sebagian besar pasangan tidak keberatan adanya fantasi atau pikiran tertentu selama percintaan. Sayangnya, ada beberapa hal yang bila dibiarkan dapat menghambat pasangan menggapai kepuasan seksual.

Dr Pushkar Gupta, seorang terapis seks menjelaskan pikiran bisa merusak hasrat seksual. Banyak orang yang membawa kecemasan di luar seks saat berdua dengan pasangan. Akibatnya, tubuh dan pikiran saling bertolak belakang. “Secara fisik mereka mungkin bercinta dengan pasangan.
Namun, mereka menyimpan stres dalam pikiran sehingga tidak dapat menikmati seks sepenuhnya,” ungkap Gupta.

Agar hubungan seksual dengan pasangan berlangsung sehat, ada beberapa pikiran yang harus dihindari selama sesi intim seperti dikutip dari Times of India, yaitu:

Mantan kekasih
Membandingkan kekasih sebelumnya saat bersama dengan pasangan Anda saat ini, meski hanya dalam benak bisa mendatangkan masalah serius. Seksolog Dr Amit Agarwal, mengatakan pasangan tidak ingin dibandingkan dalam hal seksual dengan masa lalu Anda.
Jika kepergok memikirkan mantan kekasih saat bercinta, misalnya Anda keceplosan menyebutkan nama mantan, hal ini bisa membuat pasangan mengalami rendah diri, dan merasa seolah-olah mereka tidak cukup baik dalam hubungan seks. “Sebaiknya simpan masa lalu dan fokus pada saat ini,” katanya menyarankan.

Pekerjaan
Hubungan intim bertujuan memuaskan pikiran dan menghilangkan ketegangan dan kekhawatiran. Namun, ada sebagian orang yang membawa masalah kantor dan pekerjaan hingga saat privasi di kamar tidur. Akibatnya, gairah bisa melempem.
Pakar seks Dr Devesh Roy menganjurkan agar melupakan sejenak masalah pekerjaan dan isu kantor saat bersiap-siap dalam sesi intim. Jika Anda membiarkan masalah menggelayuti Anda, bukan saja perhatian Anda teralih, tetapi pasangan juga dapat merasakan stres Anda.

Anak-anak
Membahas persoalan anak sangat tidak disarankan bila Anda berdua ingin menikmati seks. Terapis seks Dr Pushkar Gupta mengatakan, sebelum bercinta, banyak pasangan terlibat percakapan mengenai anak-anak mereka. Namun, sebaiknya hindari topik ini sejenak. Membicarakan kebutuhan anak, prestasi dan masa depan anak bisa memadamkan gairah seks pasangan.

Anggaran rumah tangga
Sebagian besar pasangan yang bekerja menghabiskan waktu bersama pada malam hari. Namun, suasana romantis bisa saja berubah drastis bila pasangan membicarakan urusan rumah tangga dan permasalahannya. Dr Agarwal mengatakan, memang penting membicarakan anggaran rumah tangga dengan pasangan. Tetapi, membicarakannya saat pasangan menikmati kebersamaan akan merusak kenikmatan seks.

Rencana esok hari
Berpikir mengenai rencana esok hari hanya akan membuat pasangan merasa Anda tak tertarik bersamanya. Tindakan ini dapat merusak hasrat seksual Anda berdua. Dr Roy mengungkap, berpikir mengenai jadwal, rapat, dan pesta yang harus dihadiri besok membuat pasangan tak dapat berkonsentrasi selama bercinta. Ia menyarankan untuk menikmati hubungan intim dengan pasangan tanpa perlu mengkhawatirkan rencana esok hari.

Khawatir berlebihan
Rasa khawatir saat melakukan hubungan seks seperti kehamilan tak diinginkan, ukuran kontrasepsi hingga takut gagal memuaskan pasangan membuat performa seksual memburuk. Banyak pula wanita yang merasa tertekan dengan penampilan dan citra tubuh mereka selama berhubungan seksual.
Dr Gupta menyatakan kekhawatiran akan kegagalan dan citra semuanya berasal dari pikiran. “Pasangan suami istri harus memastikan semua tindakan pencegahan sebelum bercinta agar lebih terlindung. Dan percaya dirilah selama bercinta sehingga pasangan dapat menikmati seks dengan pikiran tenang.”

ARTIKEL TERKAIT:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...